Jumat, 21 November 2008

The Lullaby, The Dawn and The Twilight

The Lullaby

November, 20th 2008 Sore itu aku kelelahan karena baru pulang pukul 17 lebih. Bagaimana itu bisa terjadi sebenarnya cukup konyol. Sebenarnya, setelah Reading Day selesai sekitar jam 16 lebih aku sudah meninggalkan sekolah dan menaiki labi-labi diiringi BGM lagu lama memuakkan yang dipasang si pengemudi.

Satu-satunya hal yang bisa membuatku tersenyum adalah saat bertemu teman lamaku. Atmosfer yang terasa benar-benar berbeda. Masih tetap kuingat bagaimana masa-masa yang begitu kekanak-kanakan itu. Aku benar-benar ingin rasanya ke masa lalu dan menjadi teman baiknya. Tapi kami berdua hanya tersenyum sesaat dan aku pun keluar dari labi-labi itu dan membayar ongkos sambil berjalan dengan riang dan menyenandungkan La Mer.

"nanananana...nana..."dst.

Tapi semua itu hancur kala mati lampu dan otomatis aku tak bisa menelpon di wartel untuk memberitahu lokasi penjemputan. Dengan bodohnya aku melangkah menuju tempat penyewaan komik. Apa boleh buat, aku yang selalu sendirian ini sudah kosong hatinya dan kehilangan setengah jiwaku, tak tahu lagi rasanya mencintai orang lain. Frustasi karena itu aku benar-benar seperti orang bodoh-tersesat.Lebih celakanya lagi tempat itu baru buka jam 5 lewat.

Dengan kecewanya aku tapi tak mau perjalananku sia-sia, membaca "The Attack". Setelah cukup lama akhirnya tempat itu buka juga, aku pun menyudahi bacaanku dan mulai mencari komik baru. Aku melihat FF XII ada dalam daftar. Tapi lantas aku harus kecewa lagi karena sedang disewa orang lain.

Dengan bodohnya lagi karena tidak mau semuanya sia-sia aku mencari-cari dalam cahaya lilin komik yang jangka waktu pengembaliannya lama. Setelah cukup lama mencari akhirnya kuputuskan untuk dengan bodohnya memilih "Sugar Sugar Rune" Volume 1 yang sejak tadi ada di rak yang paling mudah terlihat dan dijangkau. Karena listriknya masih padam, akhirnya aku terpaksa pulang naik becak motor dan dimarahi mama karena disangka ke warnet lagi.

Dengan sebal karena penjelasanku tak mau didengar aku menghidupkan hpku. Lalu chatting di shoutbox Suikoindo dan ym bersama beberapa orang di saat bersamaan. Sampai akhirnya aku disuruh untuk melipat kain-kain yang segunung. Karena ingat bahwa besoknya Pre test Bahasa Inggris, akhirnya aku mengerjakan tiga hal atau lebih yang kelihatan seperti kerjasama para alter saja...melipat kain dengan ligat, Belajar untuk Pre test dan Chatting di ym dan shoutbox.

Tapi tiba-tiba terjadi sesuatu yang luar biasa sehingga diriku entah kenapa jadi menangis. Sesaat aku berhenti melipat kain dan kepalaku jadi amat pusing, sehingga aku menghentikan belajarku. Setelah itu aku masih Chatting sampai akhirnya jam 22 lebih aku mulai mendengar suara aneh di kepalaku saat memejamkan mataku. Pukul 23 lebih suara itu datang lagi mengantarkanku ke alam mimpi bagai Lullaby...sungguh ketiduran yang terjadwal!!
The Dawn
Benar-benar luar biasa!! Aku ketiduran dan malah terbangun pukul O5.30. Kubuka mataku...aneh, mataku bergerak terus dari kiri ke kanan lalu kembali ke kiri lalu ke kanan lagi dst. Pemandangan yang begitu mengerikan itu membuatku mual. Aku berusaha menutup mataku. Tapi aku harus sekolah,bagaimana bisa aku pergi dalam kondisi begitu. Berjalan saja susah sampai-sampai hampir terjatuh. Tak tahu mengadu ke mana aku menghubungi siapapun yang bs kuhubungi. Akhirnya absen dari sekolah maupun Internetan sampai siang
The Twilight
Siang itu kondisiku sudah agak baikan. Chatting pun dimulai lagi sampai aku memutuskan untuk makan, minum obat dan membaca "Sugar Sugar Rune". Lalu lanjut lagi sampai sore lalu aku pun berhenti lagi untuk mandi, mencuci pakaian sedikit lalu menikmati afternoon teaku. Aku merasa pusing lagi ketika menjemur pakaian. Lantas aku kembali lagi, chatting sampai senja yang kejam memutuskan sinyalnya. Setelah makan malam dan minum obat aku pun kembali tapi untuk menulis blog. Hatiku masih kosong, setengah jiwaku hilang....